hati siapa yang tak retak. patah. sebuah dampar kencana belum juga cukup. entah kebahagiaan macam apa yang sanggup kuberikan. hanya tubuh yang pasrah yang kau berikan padaku, dinda. tak lebih dari itu. jiwamu tak di sini. aku tahu itu. aku tak menikahi ragamu, tapi juga jiwamu. bukan kepasrahanmu, tapi gelora hatimu.
dinda banowati, aku ingin melepasmu, jika saja cinta tak menahanku melakukan itu. cinta yang sejak semula adalah suci, ternyata melemahkanku. seribu pandawa, sanggup kuhadapi, tapi bukan istriku sendiri. aku tak kan sanggup melawanmu, dinda. aku tak mampu.
kau tahu rasanya digerogoti, sayangku. seperti seribu semut menusukkan taring-taring kecilnya ke hatiku. nyeri yang pelan-pelan. pedih yang pelan-pelan. kematian yang pelan-pelan. ketiadaan yang pelan-pelan.
arjuna, sepupuku, musuh terbesarku. tak cukupkah ia sebagai musuhku dalam dunia ini?kenapakah kaupun terpikat olehnya?