kemudian aku mulai menyusuri jalan menuju rumahmu, tanpa perintah pada kaki. hendakku adalah menemuimu. merayap pelan-pelan, mengikuti hentakkan jantung. jantungku telah berkhianat, karena dia berdetak kencang sedang semua ingin kulakukan diam-diam, seperti dahulu. hanya saja hendakku tak mungkin lagi terpenuhi, aku tahu. hanya sebuah rumah bersih, tapi kosong. tak lagi kutemui senyum dan mata lentik itu. jantungku masih bertalu-talu memukul-mukul dada.
lalu kususuri jalan menuju tempat kita saling tatap walau sesaat. kujemput lagi harapan untuk menemuimu. tanganku gemetar, sebuah tremor yang tiba-tiba menyerang, masih seperti dahulu. gemetar yang menjalar ke bibir tanpa bisa kucegah. harapanku tertumpu pada kenangan, yang juga mengkhianatiku. hanya sebuah waduk yang diam dan hutan yang sunyi, tanpa bisa menghadirkan kembali macung hidungmu dan putih lembut kulitmu.
kuhampiri lagi tempat kita berdua meghabiskan pagi dan siang yang terik pada bangku-bangku sekolah. kulewati mushola tempatku mencuri pandang pada bibir merah tanpa pemoles itu. kuraih jendela tempat guru-guru menerima kepindahanmu dahulu ke sekolah kita. tahukah saat pertama kali aku mengintipmu melalui jendela ruang kepala sekolah itu, hanya satu pintaku semoga kau sekelas denganku. dan itu satu-satunya doa yang terjawab tanpa harus tertunda. kuturuti jalan setapak berkerikil di halaman, tempatku berjalan denganmu. sadarkah dirimu, betapa bangganya aku saat itu, seluruh dunia adalah milikku, hanya boleh kubagi denganmu. dan sekarang semua ternyata tidak mampu menghadirkan lagi sosokmu.
tahukah kau, aku telah kehilangan dunia.
sekian lama sudah kita tlah berpisah
kurasa kini engkau tak sendiri lagi
akupun juga seperti dirimu
satu hati telah mengisi hidupku
tak perlu engkau tahu rasa rindu ini
dan lagi mungkin kini kau telah bahagia
namun andai kaudengar syair lagu ini
jujur saja aku sangat merindukanmu
(penggalan lirik ” rindu terlarang” by Broery Pesolima,ah semua selalu benar, seperti biasanya)
ouw.. jadi waktu mudik kemarin ketemu si dia trus jadi teringat akan kenangan masa lalu kemudian CLBK?
lah yg di jakarta sini mo dikemanain?
Komentar oleh mikow — Oktober 10, 2008 @ 10:16 am |
sitsuitttt………prikitiw….!!!
Komentar oleh pema — Oktober 10, 2008 @ 10:32 am |
cuit…..cuit………..
)
CLBK CLBK……….
Komentar oleh pinkina — Oktober 10, 2008 @ 12:09 pm |
waw! that’s awesome dude
Komentar oleh iway — Oktober 10, 2008 @ 1:27 pm |
ciye..ciye..ciye…
iso romantis juga..
pas ketemu opo saling berbagi njengkingan?
Komentar oleh yuswae — Oktober 10, 2008 @ 4:22 pm |
kalau lihat lagunya brory yang rinduku terlarang…
bisa jadi yang di cintai mas pitik istri orang lain… lha ya jelas terlarang itu.
Komentar oleh nothing — Oktober 10, 2008 @ 7:14 pm |
rindu terlarang…..?
hahaha…..
Komentar oleh evi — Oktober 13, 2008 @ 7:11 am |
duh kakean rindu.. wes ndang rabi kono. selak kedisi’an
Komentar oleh de — Oktober 21, 2008 @ 5:05 pm |
kenangan sama siapa nih mas?
Komentar oleh eko — Oktober 29, 2008 @ 2:58 pm |
aku juga merindumu mas… *dikepruk mas pitek*
Komentar oleh maruria — Oktober 31, 2008 @ 9:04 pm |
hehe, teringat jaman sekolah dulu ya mas. kisah kasih di sekolah ni ceritanya.
Komentar oleh kishandono — November 18, 2008 @ 1:00 pm |
[...] rindu terlarang [...]
MAHALNYA BERAPA TIK..????
*mbakar duit*
Komentar oleh escoret — November 20, 2008 @ 8:55 am |
heheheh cinta pertama apa pertama mengenal cinta …bisa masih merindu gitu
Komentar oleh omiyan — November 24, 2008 @ 11:11 am |
huhuuy… ehm… ehm
Komentar oleh nino — Desember 1, 2008 @ 12:58 pm |