Kukuruyuk…

Januari 10, 2017

Kabut

Filed under: Uncategorized — kukuruyuk @ 9:31 am

Mengukir keindahan pada sebuah halimun

Menangkap detil detil senyum

Dan luka semakin menganga

November 10, 2014

mendung

Filed under: Uncategorized — kukuruyuk @ 1:25 pm

pada awan yang berarak menghitam, bisakah kulukis wajahmu? agar tenang tak berombak.

pada jendela yang berembun, mampukah kurangkai senyummu? agar hangat tak menggigil

pada bulir-bulir air hujan, sanggupkah kudekap suara tawamu? agar syahdu tak risau

Juli 17, 2014

Bunga Matahariku

Filed under: Uncategorized — kukuruyuk @ 5:36 pm

image

lalu aku terpana
sekejap
limbung
jatuh cinta lagi

Februari 20, 2014

Tiga bulan bukan waktu yang lama

Filed under: Uncategorized — kukuruyuk @ 8:00 pm

tiga bulan bukan waktu yang lama
sebatang rokok dan asap knalpot berbaur
bau keringat
bunyi kelopak bunga

tiga bulan bukan waktu yang lama
setumpuk goresan pensil
segenggam harapan akan gajian
guratan pada kening kian menebal

tiga bulan bukan waktu yang lama, permataku

Oktober 18, 2013

Rambut

Filed under: Uncategorized — kukuruyuk @ 10:32 am

Mengusap rambutmu ada bulir-bulir air jatuh. Ditelan angin pada musim panas. Ia yang belum juga menetes ke tanah. Aku yang kehausan.

Juni 27, 2013

Menggandeng Tanganmu

Filed under: Uncategorized — kukuruyuk @ 2:25 pm

Basah keringat yang kecut dan debu yang menempel, tentu bukan itu yang kau inginkan. Deru yang beringas menyambar-nyambar, hatiku berdesir.

Erat, mungkin kau takut atau aku yang was-was. Ah..aku merisaukan sepi.

Oktober 27, 2012

sisa hujan di jendela

Filed under: Uncategorized — kukuruyuk @ 1:13 pm

kabut dan samar sisa hujan yang kusangka air matamu. dingin dan sepi yang kukira pelukmu. gelap dan bau tanah basah yang kubayangkan ciumanmu.

tak tersisa kelembutan, kecuali gundahmu. tak terukir kehangatan, kecuali risau.

dingin, sepi dan gelap. tak ada rindu.

Oktober 23, 2012

induk babi

Filed under: Uncategorized — kukuruyuk @ 7:42 pm

: Hapsoro Zumux, sang pembela hutan

lalu digiringnya anak-anak itu menjauh. ke semak-semak. tak ada airmata terlihat. hanya suara sumbang saja. kini bukan waktuku, keluh dalam hati. suara mesin itu memekakkan telinga. senapan mengintai. tapi dia tak meratap.

hanya semak harapan terakhir. hanya itu.

deru truk, desing gergaji.

lalu aku menangis…

Agustus 14, 2012

C

Filed under: Uncategorized — kukuruyuk @ 7:13 pm

“mas, apa alamat emailmu?”

sesuatu lalu menyentak. ada sebuah nyanyian dalam remang-remang. hangat senja dan luruh hujan yang dicampur dalam buaian.
harapan adalah kepalsuan yang kita tekan dalam-dalam agar tiada penyesalan. hidup yang tidak pernah utuh dan selalu ada kejutan.
ombak-ombak yang lemah gemulai memainkan perahu. diombang-ambingkannya dengan pelan. malaikat mulai memainkan alat musik, yang entah dari apa.
indah. tiada terperi.

“aku mau mengirim email undangan pernikahanku”

lalu semua gelap. meledak ke dalam.

Maret 31, 2012

Surat Untuk Kekasihmu

Filed under: Uncategorized — kukuruyuk @ 9:48 am


maafkan aku telah lancang menulis surat ini. mungkin kamu tak kenal aku, tapi mungkin juga kamu telah kenal. aku tak tahu. tapi itu tak penting. yang pasti, aku adalah lelaki paling pengecut di dunia ini, mungkin. tak usah kaget atau heran.

aku mengenalnya (dia, yang adalah pacarmu)lama berselang. tak ada yang aneh. hanya ketertarikan biasa. dia (ya..betul dia adalah pacarmu sekarang) cantik. sejak awal aku tahu itu. Dia (kekasihmu sekarang, tak lain dan tak bukan) memikat dalam segala hal. Tak ada yang salah bukan. Setiap nada bicara dan tingkah laku selalu membuat mataku tak sanggup berpaling. senyum dan tawa yang lepas adalah hal yang tak terlupa. hanya itu.

lalu tiba-tiba saat ini ada yang bergejolak disini.
kegairahan melandaku, seperti juga pasti melandamu saat pertama kali jatuh cita kepadanya (kepada pacarmu, maksudku). tak ada yang mengherankan. Tak ada yang salah dengannya. seperti kisah roman picisan, yang tak habis-habisnya mengharu biru. bumbu romantisme dan angan-angan yang tak terkendali memang memalukan untuk diceritakan. Tak usahlah kau tahu. aku yakin kau mengerti.

kau tentunya mengerti, ini masalah hati.

kau tak usah mengharapkan aku menantangmu. karena aku tahu itu tak perlu. seekor pejantan Alfa tentu saja akan mempertahankan kepemilikannya. tapi itu bukan sifatku. ya..aku pengecut. aku pejantan Omega. tak usah risau. dia ( pacarmu yang yang cantik itu) pun tak akan memilihku. aku sudah tahu sejak awal.

Aku memimpikannya (nya yang kumaksud, tentu saja, pacarmu) semalam. Bahkan dalam mimpi pun aku tak mampu meraihnya.
jagalah dia (kekasih hatimu itu), harta yang tak ternilai itu. untukku.

salam,

aku

Laman Berikutnya »

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.